Mangrove Gunung Anyar menjadi salah satu wisata favorit 2026 yang menarik perhatian wisatawan di Surabaya. Kawasan ini menawarkan pengalaman berbeda melalui hutan mangrove, jalur tracking, aktivitas air, hingga ruang edukasi lingkungan. Bukan sekadar tempat untuk mencari suasana hijau di tengah kota, kawasan ini berkembang menjadi destinasi yang menggabungkan rekreasi, konservasi, olahraga, dan edukasi.
Kebun Raya Mangrove Surabaya yang berada di kawasan Gunung Anyar memiliki koleksi mangrove dalam jumlah besar. Data pengelola pada 2026 menyebutkan kawasan ini memiliki sekitar 74 spesies mangrove dan menjadi habitat berbagai satwa, termasuk burung, kupu-kupu, kepiting pemanjat pohon, hingga kucing bakau. Kondisi tersebut membuat pengalaman berkunjung terasa lebih kaya dibandingkan wisata alam yang hanya mengandalkan pemandangan.
Mengapa Mangrove Gunung Anyar Jadi Favorit 2026?

Popularitas Mangrove Gunung Anyar tidak muncul tanpa alasan. Destinasi ini menawarkan kombinasi yang cukup lengkap untuk wisatawan dengan karakter berbeda traveloka.
Bagi anak muda, kawasan mangrove menyediakan latar alami untuk fotografi dan menikmati suasana santai. Bagi keluarga, jalur wisata dan aktivitas edukasi memberikan kesempatan untuk mengenalkan ekosistem pesisir kepada anak. Sementara itu, penggemar olahraga bisa menikmati aktivitas fisik dengan nuansa alam.
Perkembangan tersebut terlihat dari berbagai kegiatan yang berlangsung sepanjang 2026. Pemerintah Kota Surabaya bahkan menggelar Mangrove Eco Run dengan kategori trail run 5K yang melintasi kawasan mangrove. Konsep ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut mulai berkembang sebagai bagian dari sport tourism, bukan hanya wisata jalan-jalan biasa.
Selain itu, peringatan HUT ke-3 Kebun Raya Mangrove pada Juli 2026 turut menghadirkan festival riset dan inovasi. Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa kawasan Gunung Anyar juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan pengembangan pengetahuan tentang lingkungan.
Hutan Mangrove yang Bukan Sekadar Spot Foto
Daya tarik utama Mangrove Gunung Anyar tentu saja vegetasinya. Jalur yang melewati kawasan hijau memberikan suasana berbeda dari hiruk-pikuk Surabaya.
Ketika berjalan di antara pepohonan mangrove, wisatawan dapat melihat akar-akar yang tumbuh khas di area berlumpur dan berair. Jika beruntung, berbagai jenis burung atau satwa kecil bisa terlihat di sekitar jalur.
Seorang pengunjung fiktif bernama Raka, misalnya, awalnya datang hanya untuk mencari tempat foto bersama teman. Namun setelah berjalan lebih jauh, ia justru menghabiskan waktu memperhatikan kepiting dan burung yang muncul di sekitar kawasan. Pengalaman sederhana tersebut menggambarkan alasan wisata mangrove memiliki daya tarik tersendiri: pengunjung tidak hanya melihat alam, tetapi juga berinteraksi dengan ekosistemnya.
Aktivitas Seru di Mangrove Gunung Anyar
Mangrove Gunung Anyar menyediakan sejumlah aktivitas yang dapat disesuaikan dengan karakter wisatawan. Pengunjung tidak harus menghabiskan waktu dengan berjalan kaki saja.
1. Menyusuri Jalur Mangrove
Jalur tracking menjadi aktivitas paling sederhana sekaligus paling menarik. Pengunjung dapat berjalan santai sambil menikmati pepohonan dan suasana pesisir.
Waktu pagi menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mendapatkan udara lebih nyaman. Sementara itu, sore hari cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih teduh.
2. Menikmati Wisata Air
Aktivitas air memberikan pengalaman berbeda untuk menjelajahi kawasan. Perahu dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati lingkungan mangrove dari jalur perairan.
Selain perahu, kawasan ini juga menyediakan wahana seperti sepeda air. Berdasarkan informasi yang tercatat pada 2026, tarif wahana tertentu berada di kisaran puluhan ribu rupiah, sehingga wisatawan bisa menyesuaikan aktivitas dengan anggaran.
3. Mencoba ATV
Bagi pengunjung yang ingin aktivitas lebih aktif, ATV menjadi salah satu pilihan. Sensasinya tentu berbeda dari berjalan santai di jalur mangrove.
Namun, wisatawan tetap perlu mengikuti aturan pengelola dan memperhatikan kondisi lintasan. Aktivitas rekreasi sebaiknya tidak mengganggu kawasan vegetasi atau habitat satwa.
4. Berburu Foto dengan Nuansa Alam
Mangrove Gunung Anyar juga menarik bagi pemburu konten visual. Jembatan, pepohonan, jalur tracking, dan kawasan perairan dapat menjadi latar foto yang memiliki karakter berbeda.
Agar hasil foto lebih menarik, wisatawan tidak harus selalu mencari spot yang ramai. Sudut sederhana dengan latar akar mangrove atau jalur hijau justru dapat menghasilkan foto yang terasa lebih natural.
Fasilitas yang Membuat Wisata Lebih Nyaman

Pengelolaan kawasan yang semakin berkembang membuat fasilitas wisata menjadi salah satu pertimbangan penting. Data pariwisata menunjukkan kawasan ini memiliki area parkir yang cukup besar, toilet umum, toilet khusus bagi penyandang disabilitas dan lansia, tempat ibadah, pusat informasi, serta fasilitas makanan dan minuman.
Pengunjung juga dapat menemukan sejumlah fasilitas pendukung seperti menara pantau, auditorium, sentra kuliner, serta fasilitas wisata lainnya. Informasi resmi pengelola mencatat Kebun Raya Mangrove memiliki total area sekitar 34 hektare yang mencakup kawasan Gunung Anyar, Medokan Sawah, dan Wonorejo.
Dengan fasilitas tersebut, kawasan ini cukup fleksibel untuk kunjungan singkat maupun aktivitas wisata keluarga.
Tips Berkunjung ke Mangrove Gunung Anyar
Wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman lebih nyaman sebaiknya memperhatikan beberapa hal sebelum berangkat.
- Datang pagi atau menjelang sore agar aktivitas berjalan lebih nyaman.
- Gunakan pakaian ringan dan alas kaki yang nyaman untuk berjalan.
- Bawa air minum, terutama jika berencana mengelilingi kawasan.
- Gunakan sunscreen karena sebagian jalur tetap mendapat paparan matahari.
- Jangan memberi makan satwa liar.
- Hindari membuang sampah di sekitar jalur dan perairan.
- Jika ingin menggunakan wahana, siapkan anggaran tambahan.
- Cek informasi operasional sebelum berangkat karena jam dan tarif dapat berubah.
Untuk harga tiket, informasi pariwisata yang tercatat pada 2026 menunjukkan kisaran Rp10.000 pada hari biasa dan Rp15.000 saat akhir pekan atau hari libur. Namun, wisatawan sebaiknya tetap mengecek informasi terbaru sebelum perjalanan karena tarif maupun ketentuan wahana dapat berubah.
Pilih Waktu yang Tepat
Pemilihan waktu sangat menentukan pengalaman. Akhir pekan dan musim liburan cenderung membuat kawasan lebih ramai. Kondisi tersebut terlihat saat libur Lebaran 2026 ketika Mangrove Gunung Anyar dipadati pengunjung.
Bagi wisatawan yang mengutamakan ketenangan, hari kerja menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Sementara itu, pengunjung yang ingin menikmati suasana ramai dan berbagai aktivitas komunitas dapat mempertimbangkan akhir pekan.
Mangrove Gunung Anyar dan Masa Depan Wisata Surabaya
Menariknya, perkembangan Mangrove Gunung Anyar memperlihatkan perubahan cara wisatawan menikmati destinasi alam. Wisata tidak lagi hanya berorientasi pada foto dan rekreasi, tetapi juga mulai menggabungkan olahraga, edukasi, riset, dan konservasi.
Kehadiran berbagai agenda pada 2026 menjadi contoh nyata. Mangrove Eco Run menghubungkan olahraga dengan konservasi, sedangkan festival riset menghadirkan inovasi yang berkaitan dengan lingkungan dan teknologi.
Konsep tersebut memiliki potensi besar untuk menarik Gen Z dan Milenial yang semakin tertarik pada pengalaman wisata yang memiliki cerita. Berkunjung ke kawasan mangrove bukan hanya soal mendapatkan foto baru untuk media sosial, tetapi juga memahami mengapa ekosistem pesisir perlu dijaga.
Penutup
Mangrove Gunung Anyar layak disebut sebagai salah satu wisata favorit 2026 karena menawarkan lebih dari sekadar panorama hijau. Jalur mangrove, wisata air, ATV, keanekaragaman hayati, fasilitas pendukung, serta berbagai kegiatan edukasi dan olahraga membuat destinasi ini memiliki daya tarik yang cukup lengkap.
Pada akhirnya, kekuatan Mangrove Gunung Anyar terletak pada keseimbangan antara rekreasi dan konservasi. Wisatawan bisa datang untuk bersantai, tetapi pulang dengan pengalaman baru tentang lingkungan pesisir. Jika pengelola dan pengunjung terus menjaga keseimbangan tersebut, kawasan ini berpeluang menjadi salah satu destinasi alam penting di Surabaya untuk waktu yang panjang.
Baca fakta seputar : travel
Baca juga artikel menarik tentang : Teater Bolshoi, Rekomendasi Wisata Seni Berkelas di Moskow




